Simple Present Tense: LENGKAP! (Pengertian, Fungsi, Ciri, Aturan, Rumus, dan Contoh beserta Kuis)


Pengertian Simple Present Tense

Secara sederhana kata “present” merujuk kata “masa sekarang“. Simple present tense digunakan ketika seseorang hendak mengungkapkan suatu peristiwa atau fakta umum yang terjadi saat ini.

Fungsi Simple Present Tense

Simple Present Tense adalah tenses yang berfungsi untuk menyatakan:

  1. General Truth adalah kebenaran umum atau kebenaran yang mutlak. Artinya, hal-hal yang kebenarannya sudah pasti dan sudah diketahui secara umum. Contoh: Cats are mammals. (Kucing merupakan mamalia.)
  2. Habits atau kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus secara konsisten. Contoh: My father goes to work every weekdays. (Ayahku pergi bekerja setiap hari kerja.)
  3. Instruction atau perintah, bisa ditemui di papan-papan perintah yang sering kita jumpai di jalan. Selain itu, ada juga instruksi yang bisa kita temukan pada kemasan produk. Contoh: Cook the noodle for 3 minutes. (Masak mie selama 3 menit.)
  4. Fixed Schedules adalah sesuatu yang terjadwal, tapi tidak berulang. Contoh: The show starts at 7 pm. (Pertunjukan itu dimulai pada jam 7 malam.)

Ciri Simple Present Tense

  1. Simple present tense menggunakan kata kerja (verb) dalam bentuk dasar (infinitive) atau kata kerja tidak beraturan. Contoh kalimat present tense yaitu I play soccer every weekend (kata kerja dalam kalimat adalah play dalam bentuk dasar).
  2. Ciri kedua kalimat simple present tense yaitu memakai kata bantu (auxiliary verb) yaitu Do atau Does, dalam kalimat verbal bentuk negatif dan interogatif.
  3. Kalimat simple present tense menggunakan adverb of frequency yaitu always (selalu), usually (biasanya), often (seringnya), sometimes (kadang-kadang), never (tidak pernah), dan lainnya. 

Aturan Kalimat Simple Present Tense

  1. Sebagian besar kata kerja yang digunakan dalam simple present tense merupakan bentuk dasar atau verb1, misalnya: 'sing' (menyanyi), 'take' (mengambil), 'bring' (membawa), 'write' (menulis). Namun, kata kerja untuk kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, it) pada tenses ini memakai kata kerja dasar yang ditambahkan '-s' di akhir katanya. Contoh: 'take' menjadi 'takes'.
  2. Apabila kata kerja bagi orang ketiga tunggal berakhiran '-ss', '-x', '-sh', '-ch' maka ditambahkan 'es'. Misal: 'pass' menjadi 'passes', 'catch' menjadi 'catches', 'fix' menjadi 'fixes', 'push' menjadi 'pushes', 'go' menjadi 'goes'.
  3. Kata kerja bagi orang ketiga tunggal berakhiran '-y' maka akhiran tersebut diganti ke-ies'. Contoh: 'fly' menjadi 'flies', 'cry' menjadi 'cries'. Apabila kata kerja akhiran '-y' sebelumnya terdapat huruf vokal (a,i,u,e,o) maka tidak diganti '-ies', tetapi ditambah '-s'. Seperti: 'play' menjadi 'plays', 'pray' menjadi ' prays'.
  4. Pada bentuk kalimat negatif, simple present tense menambahkan kata 'do not' (jangan atau tidak) atau 'don't' di antara subjek dan kata kerja. Contoh: I don't want ice cream.
  5. Kata ganti orang ketiga tunggal menggunakan 'does not' dan pada akhiran kata kerjanya tidak ditambahkan atau tidak diganti '-s', '-es', '-ies'. Misal: He doesn't watch TV.
  6. Adapun pada bentuk pertanyaan, simple present tense menambahkan 'do' sebelum subjek dan kata kerja. Seperti: Do you want some advice?. Sedangkan orang ketiga tunggal menggunakan kata 'does' sebelum subjek dan kata kerjanya. Contoh: Does Yasmin work on Fridays?.
  7. Untuk pertanyaan yang memakai kata 'what', 'when', dan lainnya maka letakkan kata-kata tersebut di awal kalimat atau sebelum 'do/does'. Misal: What do you want?.

Rumus Simple Present Tense

Slide Penjelasan Simple Present Tense



        Video Penjelasan Simple Present Tense

        Exercise Time!




Quiz

Quiz

Quiz di halaman ini dibuat dengan HTML Quiz Generator yang dikembangkan oleh Soal-Soal.com dan TesToefl.Net

Komentar